Categories
Mandi Haid Mandi junub Mandi Wajib

Tata Cara Mandi Wajib

Assalamualaikum, Jazakallahu Khair, terima kasih telah mengunjungi website kami di Ummatan Wasatan, Tata Cara Mandi Wajib.

Tata Cara, Lafadz  Doa  Dan Niat Mandi Wajib Junub Haid Nifas Melahirkan Sesuai Syariat

Mandi wajib atau mandi junub merupakan mandi yang wajib dilaksanakan sesuai dengan hukum Islam.

Dimana seseorang harus mandi wajib ialah karena berhadast besar. 

Apakah Itu hadats besar?

Hadast besar ialah hal yang harus dihilangkan dari tubuh seseorang untuk dilaksanakan ibadah tertentu seperti solat, puasa, tawaf dan ibadah lainnya.

Adapun banyak hal yang menjadi penyebab mandi wajib menurut usul Fiqih ada 6, yakni bersetubuh, keluarnya air mani/mimpi basah, haid pad akhwat, melahirkan, nifas, dan mati.

Untuk lebih lengkap berikut ini cara & niat mandi wajib yang harus diketahui.Tata Cara Mandi Wajib. Cara Lafadz Doa & Niat Mandi Wajib Junub Haid Sesuai Yang Disyariatkan. Nifas Melahirkan Melahirkan Haid Berhubungan Badan

Niat Mandi Wajib

  • Mandi Junub

Junub atau juga dikenal dengan istilah berhubungan suami istri yang menjadi penyebab seseorang untuk wajib mengerjakan mandi wajib.

Keharusan itu timbul dikarenakan masuknya zakar ke dalam farji perempuan.

Dengan begitu, meski si pria tidak sampai mengeluarkan mani, tetap diharuskan untuk mengerjakan mandi wajib atau mandi junub.

Adapun niat mandi junub yang benar ialah berikut ini:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْجِنَابَةِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadits besar karena junub, karna Allah ta’ala”

  • Mandi Haid

Haid merupakan darah yang keluar dari farji akhwat, sebagai penanda dia telah memasuki masa baligh, sehingga sudah dikenai beban hukum syariat Islam.

Biasanya, haid pada akhwat akan terjadi setiap bulannya hingga mencapai sekitar usia 40 tahun, atau disebut menopause (berhentinya haid).

Keluarnya darah haid pada akhwat , menyebabkan seseorang untuk mengerjakan mandi haid, namun tidak dilaksanakan pada saat awal keluarnya.

Karena umumnya akhwat setiap bulan mengalami haid sekitar 7 hari, jadi mandi wajib dilaksanakan sesudah berhenti keluarnya darah haid.

Niat mandi haid yang benar adalah berikut ini:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْحَيْضِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar dari haid karena Allah.

Perlu anda ketahui, keluarnya haid yang diwajibkan untuk mandi wajib adalah darah yang keluar dalam batas waktu paling tidak satu hari satu malam hingga 15 hari.

Dengan ini, bilamana ada seorang akhwat yang keluar darah melebihi 15 hari, maka hari ke-16 dan seterusnya maka dianggap bukanlah darah haid tetapi itu adalah darah kotor.

  • Hadas Besar  Karena Melahirkan (Wiladah)

Salah satu alasan wanita harus mandi wajib yang harus dikerjakan wanita adalah mandi wajib karena melahirkan.

Dimana mandi wajib yang dimaksudkan disini ialah karena melahirkan, bukan disebabkan nifas.

Sebab, seseorang yang melahirkan belum tentu juga mengalami nifas. Jadi bagi wanita yang baru saja melahirkan, maka untuk segera mungkin mengerjakan mandi wajib.

Niat mandi wajib karena melahirkan ialah:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْوِلَادَةِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadits besar dari nifas, karena Allah ta’ala”

Tata Cara Mandi Wajib. Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Hukum Syariah

  • Mandi Wajib karena Nifas

Sesudah melahirkan, biasanya akhwat akan mengalami masa nifas. Biasanya darah nifas akan keluar sesudah melahirkan selama 40 hari dan paling banyak ialah 60 hari.

Buat anda yang sudah selesai pada masa nifas, maka diharuskan untuk segera mungkin mengerjakan mandi besar atau mandi wajib.

Niat mandi wajib karena melahirkan ialah berikut ini:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا النِّفَاسِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar nifas karena Allah ta’ala”

Sama seperti darah haid, untuk keluarnya darah nifas juga ada , yakni 60 hari.

Dengan ini, jika seorang wanita mengalami masa nifas lebih dari 60 hari, maka darah yang keluar pada hari ke-61 & seterusnya dianggap darah kotor.

Sehingga ia harus untuk mengerjakan ibadah mandi wajib.

Hadits-Hadits  Tentang Mandi Wajib

Dari Umar bin Khaththab, bahwa Nabi Muhammad bersabda,

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat.”

Hadits pertama

عن عائشة رضي الله عنها قالت : كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا اغتسل من الجنابة غسل يديه ، ثم توضأ وضوءه للصلاة ، ثم اغتسل ، ثم يخلل بيده شعره حتى إذا ظن أنه قد أروى بشرته أفاض عليه الماء ثلاث مرات ، ثم غسل سائر جسده

Dari Aisyah radhiyallahu‘anha; dia berkata, “Bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya kedalam air kemudian menyela dasar-dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits kedua

عن ميمونة بنت الحارث رضي الله عنها زوجة النبي صلى الله عليه وسلم أنها قالت : وضعتُ لرسول الله صلى الله عليه وسلم وَضوء الجنابة ، فأكفا بيمينه على يساره مرتين أو ثلاثا ، ثم غسل فرجه ، ثم ضرب يده بالأرض أو الحائط – مرتين أو ثلاثا – ثم تمضمض واستنشق ، ثم غسل وجهه وذراعيه ، ثم أفاض على رأسه الماء ، ثم غسل سائر جسده ، ثم تنحّى فغسل رجليه ، قالت : فأتيته بخرقة فلم يُردها ، وجعل ينفض الماء بيده

Dari Maimunah binti Al-Harits RA; beliau berkata, “Saya menyiapkan air bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mandi junub. Kemudian beliau menuangkan (air tersebut) dengan tangan kanannya di atas tangan kirinya sebanyak dua kali – atau tiga kali, kemudian beliau cuci kemaluannya, lalu menggosokkan tangannya di tanah atau di tembok sebanyak dua kali – atau tiga kali. Selanjutnya, beliau berkumur-kumur dan ber-istinsyaq (menghirup air), kemudian beliau cuci mukanya dan dua tangannya sampai siku. Kemudian beliau siram kepalanya lalu seluruh tubuhnya. Kemudian beliau mengambil posisi/tempat, bergeser, lalu mencuci kedua kakinya. Kemudian saya memberikan kepadanya kain (semacam handuk, pen.) tetapi beliau tidak menginginkannya, lalu beliau menyeka air (di tubuhnya) dengan menggunakan kedua tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Disaat dalam mandi junub, berwudhu itu tidak wajib. Allah SWT berfirman,

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Dan jika kalian junub maka bersucilah.” (QS. Al-Ma`idah : 6)

Tata Cara Mandi Wajib Yang Sesuai Hukum Syar’i Menurut Beberapa Ustadz Di Indonesia

Yufid.tv

Ustadz Khalid Basalamah

Ustadz Abdul Somad

Ustadz Adi Hidayat

Buya Yahya

Cara Mandi Wajib

Agar mandi wajib yang Anda kerjakan sah & diterima oleh Allah , maka harus dengan cara yang benar.

Adapun rukun mandi wajib yang tepat adalah:

  • Niat

Untuk doanya seperti yang telah dijelaskan di atas. Sedangkan untuk pembacaannya dikerjakan saat pertama kali mengalirkan air ke tubuh.

Dimana disunahkan membasuh kepala bagian kanan terlebih dahulu.

  • Meratakan Air ke Bagian Seluruh Tubuh

Sesudah membaca niat mandi wajib dan mengalirkan air ke bagian kepala, selanjutnya adalah ratakan air ke bagian seluruh tubuh dan jangan ada yang terlewatkan.

Sebab bila ada bagian kecil tubuh saja yang terlewat, maka mandi anda tidak sah.

Inilah sebabnya mengapa dalam Islam melarang kita untuk memiliki tato permanen, sebab dapat menghalangi air masuk ke dalam pori-pori kulit kita.

Agar mandi Anda sah & diterima, pastikan seluruh tubuh kita dialiri air, termasuk sela-sela telinga, sela-sela kuku dan jari, dan semua helai rambut anda wajib diberi air secara sempurna.

Bahkan bagian terpenting adalah bagian dubur depan belakang harus dibersihkan hingga benar-benar bersih.

Penting sekali untuk anda ketahui tata cara dan niat mandi wajib.  Sebab apabila mandi wajib tidak dikerjakan secara baik dan benar, maka mandi wajib anda tidak sah.Tata Cara Mandi Wajib. Tata Cara Lafadz Doa Dan Niat Mandi Wajib Junub Haid Syariat Islam. Nifas Melahirkan Melahirkan Haid Berhubungan Badan

Dan bila mandi wajib yang Anda kerjakan tidak sah, maka baik sholat dan ibadah lainnya yang wajib maupun ibadah yang sunnah juga tidak pula.

Jazakallahu Khair, terima kasih sudah mengunjungi web kami di https:ummatanwasatan.net, Tata Cara Mandi Wajib