Categories
Mandi Haid Mandi junub Mandi Wajib

Tata Cara Mandi Junub

✅ Tata Cara Mandi Junub ✅⭐. Cara Bacaan Doa & Niat Mandi Wajib Junub Haid Sesuai Yang Disyariatkan. Nifas Melahirkan Melahirkan Haid Berhubungan Badan

Assalamualaikum, Jazakallahu Khairan, terima kasih telah mengunjungi halaman website resmi kami di Ummatan Wasatan, Tata Cara Mandi Junub.

Tata Cara, Bacaan  Doa  & Niat Mandi Wajib Junub Haid Nifas Melahirkan Sesuai Syariat

Mandi wajib atau biasa juga disebut mandi junub ialah mandi yang wajib dilakukan sesuai dengan Syariat.

Dimana hal itu dikarenakan seseorang harus mandi junub ialah karena berhadast besar. 

Apa itu hadats besar?

Hadast besar adalah hal yang harus dihilangkan dari tubuh seseorang untuk dikerjakan ibadah tertentu seperti shalat, puasa, tawaf & lainnya.

Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab mandi wajib menurut usul Fiqih ada 6, yakni bersetubuh, keluarnya air mani/mimpi basah, haid pad akhwat, melahirkan, nifas, dan mati.

Untuk lebih detailnya berikut ini tata cara dan niat mandi wajib yang wajib diketahui.Tata Cara Mandi Junub. Tata Cara Lafadz Doa Dan Niat Mandi Wajib Junub Haid Sesuai Yang Disyariatkan. Nifas Melahirkan Melahirkan Haid Berhubungan Badan

Niat Mandi Wajib

  • Mandi Junub

Junub atau sering disebut juga dengan istilah bersetubuh suami istri yang menjadi penyebab seseorang untuk melaksanakan mandi wajib.

Dimana kewajiban tersebut muncul yang disebabkan masuknya zakar ke dalam farji wanita.

Dengan begitu, meskipun si laki-laki tidak sampai mengeluarkan mani, tetap diharuskan untuk melakukan mandi wajib atau mandi junub.

Adapun niat mandi junub yang benar ialah:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْجِنَابَةِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadits besar karena junub, karna Allah ta’ala”

  • Mandi Haid

Haid ialah darah yang keluar dari farji perempuan, sebagai pertanda dia sudah memasuki usia baligh, jadi sudah dikenai beban hukum syariat Islam.

Jadi, haid pada wanita akan terjadi setiap bulan hingga mencapai sekitar usia empat puluh tahun, atau disebut menopause (berhentinya haid).

Keluarnya darah haid pada akhwat ini, menyebabkan seseorang untuk mengerjakan mandi haid, namun tidak dilaksanakan pada saat awal keluarnya.

Karena pada umumnya akhwat setiap bulan mengalami haid kurang lebih tujuh hari, jadi mandi wajib dikerjakan sesudah berhenti keluarnya haid.

Adapun niat mandi haid yang benar ialah sebagai berikut:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْحَيْضِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar dari haid karena Allah.

Perlu kita ketahui, keluarnya haid yang diharuskan untuk mandi haid ialah darah yang keluar dalam batas waktu paling sedikit satu hari satu malam hingga 15 hari.

Dan dengan ini, apabila ada seorang akhwat yang keluar darah melebihi 15 hari, maka hari ke-16 & seterusnya maka dianggap bukan darah haid tetapi itu adalah darah kotor.

  • Hadas Besar  Disebabkan Karena Melahirkan (Wiladah)

Penyebab lain perempuan wajib mandi wajib yang harus dilaksanakan perempuan adalah mandi wajib dikarenakan melahirkan.

Mandi wajib yang dimaksud disini adalah karena melahirkan, bukan disebabkan nifas.

Sebab seorang perempuan yang melahirkan belum tentu juga mengalami nifas. Jadi buat perempuan yang baru saja melahirkan, maka segera mungkin melakukan mandi wajib.

Niat mandi wajib karena melahirkan ialah sebagai berikut:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا الْوِلَادَةِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadits besar dari nifas, karena Allah ta’ala”

Tata Cara Mandi Junub. Cara Mandi Wajib Sesuai Hukum Islam

  • Mandi Wajib karena Nifas

Sesudah melahirkan, biasanya akhwat akan mengalami masa nifas. Biasanya darah nifas ini akan keluar setelah melahirkan selama 40 hari dan paling banyak ialah 60 hari.

Buat perempuan yang telah selesai pada masa nifas, maka dianjurkan untuk segera mungkin melaksanakan mandi besar atau mandi wajib.

Adapun niat mandi besar karena melahirkan adalah:

تَعَالَى لِلهِ فَرْضًا النِّفَاسِ مِنَ الْأَكْبَرِ الْحَدَثِ لِرَفْعِ الْغُسْلَ نَوَيْتُ

Yang artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar nifas karena Allah ta’ala”

Sama seperti darah haid, untuk keluarnya darah nifas juga ada batasannya, yaitu 60 hari.

Dengan demikian, jika seorang perempuan mengalami nifas lebih dari 60 hari, maka keluarnya darah pada hari ke-61 dan seterusnya dianggap darah kotor.

Sehingga ia diharuskan untuk mengerjakan ibadah mandi mandi nifas.

Hadits-Hadits  Tentang Mandi Wajib

Dari Umar bin Khaththab, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat.”

Hadits pertama

عن عائشة رضي الله عنها قالت : كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا اغتسل من الجنابة غسل يديه ، ثم توضأ وضوءه للصلاة ، ثم اغتسل ، ثم يخلل بيده شعره حتى إذا ظن أنه قد أروى بشرته أفاض عليه الماء ثلاث مرات ، ثم غسل سائر جسده

Dari Aisyah radhiyallahu‘anha; dia mengatakan, “Bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya kedalam air kemudian menyela dasar-dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Hadits kedua

عن ميمونة بنت الحارث رضي الله عنها زوجة النبي صلى الله عليه وسلم أنها قالت : وضعتُ لرسول الله صلى الله عليه وسلم وَضوء الجنابة ، فأكفا بيمينه على يساره مرتين أو ثلاثا ، ثم غسل فرجه ، ثم ضرب يده بالأرض أو الحائط – مرتين أو ثلاثا – ثم تمضمض واستنشق ، ثم غسل وجهه وذراعيه ، ثم أفاض على رأسه الماء ، ثم غسل سائر جسده ، ثم تنحّى فغسل رجليه ، قالت : فأتيته بخرقة فلم يُردها ، وجعل ينفض الماء بيده

Dari Maimunah binti Al-Harits RA; beliau berkata, “Saya menyiapkan air bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mandi junub. Kemudian beliau menuangkan (air tersebut) dengan tangan kanannya di atas tangan kirinya sebanyak dua kali – atau tiga kali, kemudian beliau cuci kemaluannya, lalu menggosokkan tangannya di tanah atau di tembok sebanyak dua kali – atau tiga kali. Selanjutnya, beliau berkumur-kumur dan ber-istinsyaq (menghirup air), kemudian beliau cuci mukanya dan dua tangannya sampai siku. Kemudian beliau siram kepalanya lalu seluruh tubuhnya. Kemudian beliau mengambil posisi/tempat, bergeser, lalu mencuci kedua kakinya. Kemudian saya memberikan kepadanya kain (semacam handuk, pen.) tetapi beliau tidak menginginkannya, lalu beliau menyeka air (di tubuhnya) dengan menggunakan kedua tangannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Saat dalam mandi junub, berwudhu itu tidak wajib. Allah berfirman,

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Dan jika kalian junub maka bersucilah.” (QS. Al-Ma`idah : 6)

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Berdasarkan Beberapa Ustadz

Yufid.tv

Ustadz Khalid Basalamah

Ustadz Abdul Somad

Ustadz Adi Hidayat

Buya Yahya

Cara Mandi Wajib

Agar mandi wajib yang Anda lakukan sah & diterima oleh Allah SWT, maka wajib dengan tata cara yang benar.

Adapun rukun mandi wajib yang benar ialah:

  • Niat

Untuk doanya telah kami jelaskan sperti diatas. Sedangkan untuk pembacaannya dilaksanakan ketika pertama kali mengalirkan air ke tubuh.

Dimana disunahkan untuk membasuh kepala bagian kanan terlebih dahulu.

  • Meratakan Air ke Seluruh Tubuh

Setelah membaca niat mandi wajib dan mengalirkan air ke bagian kepala, berikutnya adalah ratakan air ke seluruh tubuh dan jangan sampai ada yang tidak bersih.

Sebab apabila ada bagian kecil tubuh yang terlewatkan, maka mandi wajib anda tidak sah.

Inilah sebabnya mengapa dalam Islam melarang untuk mempunyai tato permanen, sebab bisa menghalangi air masuk ke pori-pori kulit kita.

Agar mandi Anda sah dan diterima, pastikan seluruh tubuh kita terkena air, termasuk sela-sela telinga, sela-sela kuku dan jari, dan semua helai rambut wajib dibasahi secara sempurna.

Bahkan yang paling penting adalah bagian dubur depan belakang harus dibersihkan hingga benar-benar bersih.

Penting sekali untuk anda ketahui tata cara dan niat mandi wajib.  Sebab apabila mandi wajib tidak dikerjakan secara baik dan benar, maka mandi wajib anda dikatakan tidak sah.Tata Cara Mandi Junub. Cara Lafadz Doa & Niat Mandi Wajib Junub Haid yang Tepat. Nifas Melahirkan Melahirkan Haid Berhubungan Badan

Dan bila mandi wajib yang Anda kerjakan tidak sah, maka baik sholat maupun ibadah-ibadah lainnya yang wajib maupun ibadah yang sunnah juga tidak pula.

Jazakallahu Khairan, terima kasih anda telah mengunjungi web kami di ummatanwasatan.net, Tata Cara Mandi Junub