Taat kepada guru
Ibu bapa, alim ulama dan para pemimpin selalu menyuruh supaya mentaati ajaran guru atau ustaz ataupun ulama, selagi tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Pada umumnya, seorang guru adalah orang yang berilmu atau orang yang pandai dalam bidang masing-masing. Orang yang berilmu memang mendapat penghargaan daripada Allah s.w.t.
Allah s.w.t berfriman yang bermaksud:
“…Dan apabila diminta kamu bangun maka bangunlah kamu, supaya Allah meninggikan darjah orang-orang yang beriman diantara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan agama (dari kalangan kamu) beberapa darjat. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam Pengetahuan-Nya tentang apa-apa yang kamu lakukan.” (al-Maidah: 11)
Selanjutnya, orang yang berilmu (agama Islam) adalah orang yang mengetahui serta mentauhidkan Allah s.w.t.
Firman-Nya dalam surah Ali Imran ayat 18 yang bermaksud:
“Allah menerangkan (kepada sekalian makhluk-Nya dengan dalil-dalil dan bukti) bahawasanya tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang sentiasa mentadbirkan (seluruh alam) dengan keadilan, dan malaikat-malaikat serta orang-orang yang berilmu (mengakui dan menegaskan juga yang demikian); tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.”
Orang yang berilmu memang tinggi darjatnya daripada dengan orang yang tidak berilmu.
Firman-Nya dalam surah az-Zumar ayat 9 yang bermaksud:
“(Engkaukah yang lebih baik) atau orang yang taat mengerjakan ibadat pada waktu malam dengan sujud dan berdiri sambil takutkan (azab) hari akhirat serta mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah lagi (kepadanya), “Adakah sama orang-orang yang mengetahui (berilmu) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (tidak berilmu)?” Sesungguhnya orang-orang yang dapat mengambil pelajaran dan peringatan, hanyalah orang-orang yang berakal sempurna.”
Rasulullah s.a.w. pernah bersabda tentang kelebihan orang-orang yang berilmu daripada mereka yang tidak berilmu atau bodoh.
Sabda baginda yang bermaksud:
“Manusia yang terbaik ialah orang mukmin yang berilmu. Jika diperlukan dia berguna, dan jika tidak diperlukan maka dia dapat menguruskan dirinya sendiri.” (Hadis riwayat al-Baihaqi daripada Abi Dardak)
Berdasarkan hakikat bahawa guru atau ulama (orang yang berilmu agama) itu adalah orang-orang yang taat kepada segala perintah Allah dan Rasul-Nya, maka umat Islam diwajibkan agar mentaati guru, khasnya tentang ajaran dan hukum-hukum Islam.
“Orang-orang yang berilmu (ulama) adalah pewaris nabi-nabi.” Demikian hadis Rasulullah s.a.w. yang diriwayatkan oleh Abu Daud, at-Tarmizi dari Abi Dardak.
Susunan ALIAS MUSA





