Home » Hikmah » Beriman kepada malaikat

Beriman kepada malaikat

Susunan ISMADI ISHAK 

Beriman kepada Malaikat bermaksud meyakini dan membenarkan akan keberadaannya.Mereka adalah hamba yang dimuliakan; tiada pernah mengingkari atau menolak terhadap apa-apa yang telah diperintahkan Allah kepadanya. Sentiasa menjalankan tugas-tugasnya sesuai dengan perintah Allah s.w.t. Sebagaimana di tegaskan dalam al-Quran: 

“(Malaikat-malaikat) yang tidak pernah menderhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”  (at-Tahrim:6) 

Mereka terdiri daripada jasad yang halus yang diciptakan Allah dari cahaya dan memiliki ruh kehidupan. Mereka memiliki bentuk yang baik dan mulia serta memiliki kekuatan yang dasyat.Mereka hamba Allah yang mulia, yang sentiasa melaksanakan ketaatan dan ibadah. Mereka bukanlah dari jenis laki-laki atau perempuan. Mereka tidak memiliki bapak dan juga tidak memiliki ibu. 

Allah menjadikan untuk mereka kekuatan dan kemmapuan untuk berubah bentuk, dengan aneka bentuk yang baik dan berbeza-beza. Mereka adalah duta-duta Allah bagi para Nabi-Nya, dan mereka pemegang amanat untuk menyampaikan wahyu-Nya. 

Malaikat-malaikat ini sangat banyak jumlahnya dan telah memiliki tugasnya masing-masing. Di antara mereka ada yang bertugas memikul ‘Arasy; ada yang berada di sekeliling ‘Arasy. Menurut Wahab Bin Mambah jumlah mereka sekitar tujuh puluh ribu barisan. Sebahagian mereka ada yang disebut kelompok Ruhaniyyun, mereka sentiasa membaca tasbih dan tahlil. Ada yang disebut kelompok Karibiyun, yang bertugas menjadi pelayan-pelayan yang berada di sekitar ‘Arasy. Juga diantara mereka ada yang menjadi Safaroh, duta utusan yang menghubungkan antara Allah dengan para Rasul, para Nabi dan para solihin, yang ditugaskan untuk menyampaikan risalah dan wahyu kepada para Rasul dan ilham serta mimpi yang baik kepada para solihin. 

Dan ada juga yang dikenal dengan julukan Malaikat Hafadzoh, menurut Syekh Halily, dikisahkan bahawa sahabat Utsman bin Affan r.a bertanya kepada Rasulullah tentang beberapa malaikat yang berada bagi seorang manusia. Beliau menyatakan ada sepuluh malaikat, baik yang ada di sebelah kanan, kiri, depan mahupun belakang (Lih. Muhammad Nawawi dalam Qothrul- ghaits). 

Sedangkan malaikat yang terkemuka yang harus diketahui nama-namanya iaitu: Jibril, Mikail, Isrofil, ‘Izroil, Munkar, Nakir, Roqib, ‘Atid, Malik dan Ridwan. Kesepuluh malaikat ini memiliki pasukan masing-masing dalam menjalankan tugas yang diberikan Allah s.w.t kepada mereka. Rasulullah s.a.w bersabda: 

“Bahawa Baitul Makmur, dalam setiap hari masuk kedalamnya 70 ribu malaikat, dan mereka tidak kembali (lagi).” (Riwayat Bukhari dan Muslim) 

Allah s.w.t menberikan tugas kepada malaikat dengan tugas yang berbeza-beza dan mereka menjalankannya dengan benar dan tidak pernah menyalahi perintah. Diantara mereka ada yang ditugaskan untuk mengawasi umat manusia serta mencatat amal perbuatannya. Diantara mereka ada yang menjaga syurga dan melayani akan segala kenikmatannya. Diantara mereka ada yang ditugaskan menunggu neraka serta melaksanakan azab seksa bagi pengisinya. Diantara mereka ada yang ditugaskan membaca tasbih siang mahupun malam tidak pernah berhenti.

 Kenyataan ini memberikan dukungan dan keharusan untuk meyakini keberadaan mereka serta tugas-tugas yang diberikan Allah s.w.t kepada masing-masingnya. Dan apabila kita mengingkari dan tidak mengimani akan adanya malaikat, maka orang semacam ini termasuk golongan kafir dan sesat. Dalam hal ini Allah s.w.t  berfirman yang bermaksud: 

“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada Kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta Kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” (an-Nisa: 136) 

Dalam ayat lain Allah s.w.t berfirman yang bermaksud: 

“Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikt-Nya, Rasul-rasul-Nya, Jibril, dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.” (al-Baqarah ayat 98) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + three =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Lajukan Akses Internet!

Gunakan Google DNS

  • 8.8.8.8
  • 8.8.4.4
*Baca lanjut di sini. Cara setup di sini.

Arkib